Sunday 30th of August 2026
×

HEBOH! Kahutla Dikabarkan Terjadi di Ranu Kumbolo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sterilkan Lahan

HEBOH! Kahutla Dikabarkan Terjadi di Ranu Kumbolo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sterilkan Lahan

--

Seluruh area pendakian kini disterilkan secara total seusai dikeluarkannya Pengumuman Resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Nomor PG.20/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 sejak Rabu 26 Agustus 2026.

Read more: Daftar Publik Figur yang Masuk Sebagai Pendukung 02 Prabowo-Gibran, Mulai dari Marshel Widianto Hingga Pasha Ungu


Pelaksana Tugas Kepala BPBD Lumajang, Isnugroho, mengonfirmasi bahwa seluruh pendaki yang berada di Ranu Kumbolo diarahkan turun menuju Pos Ranupani. Langkah tersebut diambil sebagai upaya mengantisipasi rembetan titik api yang semakin meluas dari Blok Ranu Kembang.

"Hari ini dua regu tim gabungan turun ke Ranu Kumbolo. Jalur pendakian Semeru ditutup total akibat karhutla dan lokasi harus bersih dari aktivitas pendaki," jelas Isnigroho.

Ia menambahkan bahwa titik kebakaran di Blok Ranu Kembang memiliki topografi yang sungguh curam serta terjal. Sebab jalur darat sulit ditembus petugas, pemadaman direncanakan melalui jalur udara memakai metode water bombing.

Penutupan total tersebut membatalkan izin operasi jalur pendakian yang sempat dibuka kembali sejak 24 April 2026 lalu (dengan batas Ranu Kumbolo). Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan penutupan tersebut krusial guna memberikan ruang gerak bagi tim penyelamat sekaligus mempermudah proses pemadaman.

Pihak otoritas taman nasional mengimbau keras seluruh wisatawan, pendaki, dan pelaku jasa wisata supaya tidak memaksakan diri menerobos jalur yang ditutup. Pengunjung juga diingatkan untuk tidak memicu potensi api baru,seperti membuat api unggun, membuang puntung rokok, membakar sampah, sampai menyalakan flare atau kembang api—guna mempermudah pemulihan ekosistem konservasi Semeru.

Sumber:

LATEST NEWS