KPK Usut Dugaan Bupati PALI Asgianto Minta Bantuan Pejabat BPK Agar Raih WTP
--
Read more: Imam Bawang dan Asep Ayam? Viral Berkat Video TikTok Konten Siapa yang Paling Ganteng di Pasar
KPK menyebut persoalan opini audit menjadi salah satu hal yang didalami karena PALI disebut telah lama tidak memperoleh predikat WTP. Penyidik kemudian ingin mengetahui apakah terdapat pola pengondisian hasil audit seperti yang diduga terjadi dalam perkara Muara Enim.
Selain menelusuri komunikasi, penyidik juga mendalami kemungkinan adanya aliran uang dari pihak Asgianto kepada pejabat BPK. KPK belum menyimpulkan adanya pembayaran tersebut dan masih mengumpulkan keterangan serta bukti untuk memastikan dugaan tersebut.
"Penyidik tentu akan mendalami, menelusuri, apakah kemudian ada praktik-praktik serupa yang dilakukan di pemerintah PALI seperti halnya dilakukan di pemerintah Kabupaten Muara Enim," pungkas Budi.
Read more: Apa Itu Coolmax Durian? Link Download Video Viral Full Durasi HD Sukses Bikin Penasaran!
Pemeriksaan Asgianto juga menghasilkan informasi baru bagi penyidik. KPK menyatakan keterangan yang diberikan sang bupati mengindikasikan dugaan persoalan terkait temuan audit BPK tidak hanya muncul di Muara Enim. Penyidik kini masih menelusuri kemungkinan praktik serupa di daerah lain.
Kasus tersebut berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Muara Enim Edison pada Juni 2026. Dalam pengembangan perkara, lembaga antirasuah juga mengusut dugaan suap untuk memengaruhi hasil audit BPK, termasuk dugaan permintaan uang Rp1,6 miliar untuk mengubah hasil pemeriksaan.