Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$453,4 Miliar, BI Sebut Struktur Masih Sehat
--
Read more: Link Baca Manhwa Nano List Full Chapter Scan Indonesia, Android Telah Menjadi Bagian dari Kehidupan
Read more: Ditanyai Tentang Kekasih Baru, Aktris Ternama Kimberly Ryder Ngaku: 'Pilih Stay Privacy Saja'
Namun, ULN swasta berada di level US$194,6 miliar pada kuartal II 2026. Angka tersebut masih mengalami kontraksi 0,6 persen yoy, tetapi kondisinya membaik dibandingkan kuartal I yang mencatat kontraksi 1,3 persen. Sektor industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan menjadi kontributor utama ULN swasta.
Bank sentral juga mencatat peningkatan ULN yang berkaitan dengan bank sentral, salah satunya dipengaruhi kenaikan kepemilikan nonresiden terhadap Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Kebijakan tersebut menjadi bagian dari operasi moneter BI sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.
Dari sisi risiko, BI menilai kondisi ULN nasional masih berada dalam batas yang sehat. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat 30,6 persen, sementara utang berjangka panjang menyumbang sekitar 82,1 persen dari keseluruhan ULN Indonesia.
“Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” pungkas Ramdan.
BI bersama pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar ULN dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan tanpa menimbulkan risiko berlebihan terhadap stabilitas ekonomi.
Itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!