VIRAL! Lebih dari 700 Siswa SMAN 1 Lasem Rembang Keracunan MBG, Petugas Loka POM Kabupaten Grobogan Bergerak Kumpulkan Sampel Bukti
--
INDO OTONITY – Sejumlah petugas Loka POM Kabupaten Grobogan pada hari Jumat 4 September 2026 bergerak ke SMAN 1 Lasem Rembang guna mengambil berbagai sampel makanan dari MBG yang terindikasi menimbulkan keracunan pada ratusan siswa di sekolahan tersebut.
Kepala Loka POM Grobogan, Ronald Hotaguan Manik mengungkapkan bahwa sampel makanan yang diambil sesuai dengan informasi dari Dinkes Rembang serta laporan yang disampaikan warganet di medsos terkait kasus keracunan massal di SMAN 1 Lasem.
"Siang ini teman-teman petugas Loka POM Grobogan sudah ada di lokasi sekolah. Kalau kami dapatkan sampel semangka juga tentu kami uji. Termasuk nasi dan lauknya. Kalau kondisinya memungkinkan. Proses pengujian dilakukan di laboratorium Balai Besar POM Semarang," ujar Ronald kepada IDN Times, Jumat 4 September 2026.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan assesment secara keseluruhan terdapat 777 orang yang mengalami keracunan makanan MBG di SMAN 1 Lasem Rembang. Pada jumlah tersebut, 752 orang yakni siswa dan 25 lainnya adalah guru.
"Informasi dari Dinkes, awalnya ada sekitar 1.244 orang (yang mengonsumsi MBG) di SMAN 1 Lasem. Dari jumlah itu, ada 18 orang masuk IGD, UGD di Puskesmas Lasem. Guru 5 dan 13 siswa. Tapi tadi malam jam 12 malam yang melapor jadi 23 orang rinciannya enam rawat inap, 17 rawat jalan yang ditangani di puskesmas. Keseluruhan jumlah murid guru yang keracunan ada 777 orang," jelasnya.
Ia melanjutkan penelusuran yang dilakukan Dinkes dan Loka POM Grobogan diketahui bahwa SPPG Soditan yang mendistribusikan makanan MBG ke SMAN 1 Lasem Rembang. Sedangkan nama yayasan yakni Yayasan Semende.